“Meningkatkan Idealisme Berorganisasi Yang
Lebih Orientatif”
Organisasi
adalah sekumpulan wadah yang mempunyai kesamaan visi, misi sekaligus tujuan
bagi setiap anggotanya. Bukan hanya di wilayah ide ataupun empiris, melainkan
dua wilayah tersebut layak bersatu demi satu kemapanan dan kekuatan yang
membawa organisasi itu lebih maju dan mempunyai daya tawar. Selain itu, komposisi yang ada didalam
organisasi pun layak diperhatikan, terutama yang berkaitan dengan sumber daya
manusia atau pengurusnya.
Bagi suatu organisasi
(apapun jenisnya), kaderisasi merupakan hal biasa dilakukan. Entah itu untuk
tujuan regenerasi/menjaring dalam rangka suksesi kepemimpinan, atau untuk
pembekalan /pemantapan para pengurus organisasi. Dilain hal, kaderasi merupakan
suatu sistem yang terasa sulit dituangkan dilapangan, tak semudah memudarkan
pembicaraan karena tataran ide tentu berbanding (meskipun tak jauh) dari
lapangan. Komposisi yang baik, akan menghasilkan ouput yang baik, ataupun
sebaliknya. Pengelolaan yang baik dalam tataran sumber daya anggotanya
merupakan esensi yang tak bisa lepas daripada proses yang ada di dalam
organisasi.
Oleh
karenya sangat dibutuhkan materi-materi yang bisa menunjang kapasitas anggota
agar mereka tak mengalami kesulitan dalam berorganisasi. Materi materi itulah
yang nanti akan menjadi asupan para anggota dan juga pengurus, agar mereka
mendapatkan nilai serta pengetahuan yang lebih komprehensif dalam rangka menapaki tangga organisasi yang kadang sangat
menyulitkan.
Melihat akan pentingnya materi-materi itulah, Badan
Ekskutif Mahasiswa STIT Al Muslihuun serasa perlu untuk memberikan wadah dalam
bentuk kegiatan yang nantinya juga akan menyampaikan seputar materi yang
digambarkan.
Latihan
Dasar Kepemimpinan atau yang lebih dikenal dengan sebutan LDK merupakan bentuk
konfersi dari keresahan pengurus, ketika
melihat dan juga menganalisis keterbatasan para anggota, terumata para
kader yang terlihat gagap dengan pengetahuan sekaligus pengalaman tentang
organisasi. Dengan tema “Meningkatkan Idealisme Berorganisasi Yang
Lebih Orientatif” diharapkan agenda ini mampu menjawab akan keresahan
tersebut.
Adapun
materi yang telah dirancang meliputi materi kepemimpinan, keorganisasian,
teknik fasilitator dan juga akan ditambah dengan materi kepemudaaan. Karena mengingat
bahwa seluruh pengurus dan anggotanya adalah pemuda.
Tentang
kepemimpinan, diharapkan para kader tahu akan tupoksinya terhadap organisasi
yang harus mempunyai jiwa leader. Tanggung jawab dan selalu terbuka oleh apapun
masalah yang ada di dalam organsiasi. Materi tentang keorganisasianpun juga demikian,
topik ini berfungsi sebagai senjata utama dalam rangka peningkatan wawasan para
kader dalam organisasi dan orientasinya ke depan. Dan selanjutnya materi
tentang fasiitator yang juga syarat akan kepedulian para pengurus ketika
melihat para kader tengah minus dengan keterampilannya dalam mengelola forum,
fulgar dan kepandainnya membaca wacana dalam forum.






0 comments:
Post a Comment