Definition List

November 4, 2017

Peran Pemuda Dalam Pembangunan Desa


Peran Pemuda Dalam Pembangunan Desa
Oleh : Iftitakhul Muhlasin, S.Pd.I
Pendamping Desa Kecamatan Kanigoro


Berbicara mengenai peran pemuda dalam pembangunan desa tidak dapat kita terangkan secara sederhana seperti seorang ayah yang bekerja di sawah kemudian di bantu oleh seorang anaknya yang kuat dan perkasa. Berbicara mengenai pemuda ada berbicara masa depan dan segala pemikiran yang mengarah pada masa depan.
Menurut saya pemuda adalah semua orang, baik remaja maupun dewasa, yang masih memiliki jiwa revolusi dan suka dengan segala gejolak perubahan. Seorang pemuda adalah seorang yang jiwa dan akalnya masih dalam tahap perkembangan akhir untuk menemukan karakter sejati dari dirinya sendiri. Ia adalah jiwa yang sangat suka untuk mencoba hal-hal baru dan suka untuk menciptakan hal-hal yang baru pula. Jadi jika Anda sekalian yang hadir di sini mengaku berjiwa muda namun sedikit pun tidak pernah ikut memikirkan masa depan masyarakat terdekat. Tidak pernah dan tidak mau memberi kontribusi bagi masyarakat terdekat. Maka silahkan ditinjau kembali pengakuan Anda sekalian, sebelum dikoreksi oleh orang-orang terdekat Anda.
 Peran pemuda yang pertama adalah memperdalam ilmu dan pulang kembali ke desa untuk menyampaikannya ke masyarakat. Riilnya adalah seperti ini, jika seorang bersekolah maka hendaklah bersungguh-sungguh dan mengerti apa tujuan utama ia bersekolah. Yaitu melakukan perbaikan diri. Hasil yang ia capai hendaknya tidak hanya semata-mata digunakan untuk mencari harta, tapi juga untuk pengabdian. Ia tularkan ilmu yang telah didapatkannya kepada masyarakat, baik anak-anak maupun dewasa sesuai dengan kapasitas dan daya tangkap masyarakatnya.
Peran selanjutnya adalah menjadi delegasi dan wakil terdepan dalam berbagai ajang kompetisi masyarakat. Kompetisi di sini tidak boleh dipahami secara sempit hanya sebatas perlombaan. Tetapi bagaimana, pemuda memiliki daya saing yang handal dari segi kualitas maupun kuantitasnya. Sehingga desa ini diperhitungkan oleh masyarakat lain maupun pemerintah, karena kualitas dan kuantitas pemuda yang ada.
 Sikap Masyarakat desa yang acuh tak acuh terhadap keadaan desa dan hanya bisa menerima apa adanya terhadap perkembangan desa akan sangat sulit untuk  dapat berkembang dan maju lebih cepat sebagaimana yang diharapkan. Karena banyak kasus yang terjadi baik dalam rencana pembangunan, maupun pelaksanaannya yang terkadang tidak transparan terkait pendanan yang di gunakan. Hal ini akan menjadi pemicu penghambat dalamp proses kemajuan desa karena sebanyak apapun anggaran yang  pemerintah kucurkan untuk pembangunan desa  tapi tidak di kelola dengan baik maka akan hanya melahirkan sebuah peluang tindakan korupsi
Berangkat dari Undang Undang republik Indonesia no 6 tahun 2014 tentang Desa Paragraf 3 dalam hal Pemantauan pembangunan desa Pasal 82 yang berbunyi: 
a.       Masyarakat desa berhak mendapatkan informasi mengenai rencana dan pelaksanaan pembangunan desa.
b.      Masyarakat desa berhak melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan pembangunan desa.
c.       Masyarakat desa melaporkan hasil pemantauan dan berbagai keluhan terhadap pelaksanaan pembangunan desa. kepada Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa.
d.      Pemerintah Desa wajib menginformasikan perencanaan dan pelaksanaan Rencana Pembangunan. Jangka Menengah Desa, Rencana Kerja Pemerintah Desa, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa. 
e.       Kepada masyarakat desa melalui layanan informasi kepada umum dan melaporkannya dalam Musyawarah Desa paling sedikit 1 (satu) tahun sekali.
f.       Masyarakat desa berpartisipasi dalam Musyawarah Desa untuk menanggapi laporan pelaksanaan pembangunan desa.
Berdasarkan ketentuan yang mengedepankan sebuah nilai-nilai Demokrasi yang  dibuat oleh pemerintah terkait pembangunan desa tentu memiliki tujuan agar apa yang diharap oleh pemerintah dan masyarakatnya dapat tercapai sesuai dengan yang diharapkan mengacu kepada Peraturan Pemerintah Pusat No. 6 tahun 2014 bahwa desa diberikan wewenang dalam mengembangkan dan memajukan desa yang bersangkutan dengan diberikan anggaran miliyaran pertahunnya. Dalam hal ini banyak para masyarakat yang masih meragukan terhadap kridibilitas pemerintah desa dalam keberlanjutan pembangunan desa dengan anggaran tersebut.  Keraguan tersebut berdasarkan fakta yang pada saat ini masih banyak pelanggaran yang dilakukan oleh kepala desa baik dalam pembangunan maupun dalam kebijakan mengenai aset Desa.
Dalam permasalahan ini tentu Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat tidak bisa melakukan kontroling setiap waktu terhadap kinerja di pemerintahan desa karena selain jarak tempu, dan akses yang belum memadai  sehingga masih sulit mendapatkan informasi terkait kinerja desa. Maka kemungkinan besar akan banyak pelanggaran yang dapat dilakukan oleh pemerintah desa mengingat sikap acuh masyarakat dan tidak di dukung oleh pemerintah desa yang memiliki kualitas dan kesadaran untuk memberikan informasi atau mempublikasikan terkait segala hal yang menyangkut pelaksanaan pembangunan desa.
Melihat kasus ini tentu harus ada solusi agar apa yang termandat dalam UU Desa no 6 Tahun 2014 dapat terjacapai sebagaimana yang diharapkan, maka dari itu hal ini sangat erat kaitannya dalam peran aktif pemuda yang berasal dari desa tersebut. Khususnya mahasiswa, dapat turut aktif mengontrol dan memantau kinerja desa agar tidak terjadi kesenjangan pembangunan antara masayarakat dan pemerintah desa. Terkait pemantauan ini sangat penting dilakukan agar pembangunan desa dapat bersinergidengan apa yang di harapan oleh pemerintah dan masyarakat setempat.
Ditengah acuh tak acuh sikap masyarat  desa, proses pembangunan menuntut pemuda untuk mengambil peran aktif dalam pengawasan guna menghidupkan harapan yang sudah termandat. Pemuda sebagai manusia yang masih memiliki idealisme dan kecakapan dalam menentukan semangat pembangunan, pemuda haruslah berada di ruang penyeimbang yang dapat menjawab tantangan yang akan dihadapi ke depan.
Mengingat pemuda sebagai agent of chane and agent of controling dalam sebuah perubahan tentu pemuda harus menjadi solusi ketika di hadapkan dengan sebuah tantangan menyambut sebuah perubahan. Peran aktif pemuda memang selalu diharapkan tak terkecuali dalam proses pembangunan desa
Sebagaimana yang telah di atur dalam UU desa no 6 tahun 2014 pasal 83 tersebut masyarakat maupun pemuda tidak perlu takut mendapatkan intervensi dari manapun untuk mencari atau meminta informasi terkait dengan peranan dan perencanaan pembangunan desa karena memang sudah kewajiban pemerintah desa untuk memberikan Informasi serta melayani keperluan segala hal yang menyangkut desa.
Melihat tantangan dalam proses pembangunan desa kedepannya sangat di perlukan pemuda dalam mengawasi serta mengontrol kebijakan maupun pembangunan di pemerintah desa. Karena selain pemuda memiliki idealisme yang sangat tinggi, juga tidak banyak memiliki kepentingan terselubung dalam melakukan aktivitasnya. Maka dari itu penulis berharap dengan adanya tulisan ini pemuda dapat ikut sadar dan berperan dalam suatu pembangunan desa kedepanya. Baik dalam proses pengawasan pembangunan, perencaan, maupun dengan pendanaan desa. Hal ini sangat erat kaitan dengan hal-hal yang tidak di inginkan kedepannya, seperti korupsi dan lainya yang dapat merugikan negara Indonesia dan rakyatnya.

November 3, 2017

BENDA CAGAR BUDAYA BLITAR

DAFTAR BENDA PENINGGALAN CAGAR BUDAYA BLITAR
01.PRASASTI BESOLE
Kecamatan Kademangan
02.SITUS KADEMANGAN
Desa Kademanagan Kecamatan Kademangan
03.KEKUNAAN JIMBE
Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan
arca yoni, umpang dan beberapa batu candi.
04.CANDI SIMPING
Desa Sumberjati, kecamatan kademangan
Arca, reruntuhan candi, kala, relief
05.SITUS BESOLE
Dusun Besole, Desa Darungan, Kecamatan Sutojayan
Pondasi candi
06.SITUS BORO
kecamatan selorejo
07.SITUS JARANGAN
kecamatan selorejo
08.SITUS RONDO KUNING
kecamatan selorejo
09.SITUS SELOREJO
kecamatan selorejo
10.SITUS JAGO POHGAJIH
desa Pohgajih, kecamatan selorejo
arca nandi, makara dan beberapa komponen arca yang kini sudah susah
dikenali.
11.SITUS NGRECO
Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo
Lingga, yoni, arca
12.PRASASTI PADLEGAN I-II
Kecamatan Wonodadi
Prasasti
13.SITUS KUNIR
Kecamatan Wonodadi
relief berangka tahun 1102 S
14.SITUS PETILASAN ANGLING DHARMA
Pasar Gambar, Desa Wonodadi, Kecamatan Wonodadi
batu bata dengan sebuah lumping
15.SITUS KEDUNGWUNGU
desa kedungwungu, Kecamatan Binangun
16.SITUS SELOKAJANG
Desa Selokajang, Kecamatan Srengat
Arca dan kala
17.KEKUNAAN MLERI
desa bagelenen, Kecamatan srengat
Arca, yoni, relief, kala dan beberapa batu candi
18.PERTAPAAN SRI KILISUCI
Desa Bagelenen, Kecamatan Srengat
Batu candi
19.SITUS NGEMPLAK
desa bagelenen, Kecamatan srengat
Penemuan genting dan ubin kuno yang kini telah di kubur kembali
20.SITUS COBANTENG
Dusun Krajan dan Dusun Cobanteng, Desa Ngaglik, Kecamatan srengat
bertuliskah huruf Saka 1259 (1337 Masehi), batu candi, umpak, fragmen
arca dan arca binatang serta relief sudut bangunan.
21.SITUS KANTOR IMIGRASI SRENGAT
kantor imigrasi, kecamatan Sengat
Lesung batu ini memiliki ukiran dan juga sebuah prasasti yang melingkari
tubuh batu.
22.CANDI KALICILIK
Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok
Candi yang terbuat dari batu bata
23.CANDI SUMBERNANAS
Dusun Rejoso, Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok
Candi yang terbuat dari batu bata
24.MAKAM MALING AGUNO
Dusun Prambutan, Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok
Batu candi yang dibuat pondasi makam
25.CANDI RINGIN ANYAR
Dusun Ringinjejer, Desa Ringinanyar, Kecamatan Ponggok
Reruntuhan candi
26.SITUS KEDUNG WRINGIN (SUMBERINGIN)
kecamatan Sanan Kulon
27.PRASASTI TULISKRIYO
Desa tuliskriyo, kecamatan Sanan Kulon
Prasasti tuliskriyo beangka tahun 1124 S
28.ARCA BORO
kecamatan Sanan Kulon
arca ganesa berbventuk kala
29.SITUS SUMBER BUNTUNG
Dusun Sumberbuntung, Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon
Arca dari terakota dan yoni
30.SITUS PARTHITAAN JEDING
desa jeding, kecamatan sanankulon
petirtaan kuno yang terbuat dari batu bata
31.SITUS SWANGSANG
TPU Swangsang, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan
beberapa batu bata kuno, batu candi, perapih dan umpak.
32.SITUS GEDOG
kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan
kala dan yoni
33.SITUS MAKAM GEBANG
Situs Makam berada di Dukuh Gebang, Kelurahan Sanan Wetan, Kecamatan Sananwetan
34.PRASASTI KARANG TENGAH
Prasasti Karang Tengah berada Dukuh Karanglo, Kelurahan Karang Tengah,
Kecamatan Sananwetan (sekarang berada di DINPARBUD Kota
Blitar)
35.SITUS PALUNGAN
Dukuh Karang Tengah, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Sananwetan,
Kodya Blitar. (Belakang STIKIP PGRI Blitar)
36.SITUS MAKAM MBAH BONENG
Dukuh Karang Tengah, Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Sananwetan,
Kodya Blitar. (Belakang STIKIP PGRI Blitar)
37. SITUS MBAH SOLO
Dukuh Sanan Wetan, Kelurahan Sanan Wetan, Kecamatan Sananwetan
38.PENDOPO BLITAR (Kompleks Rumah Dinas Bupati Blitar)*
Dukuh Kepanjen Lor, Kelurahan Kepanjen Kidul, Kecamatan Kepanjen Kidul, kota blitar.
Arca dan prasasti
39.PESANGGRAHAN DJOJODIGDAN
Jl. Melati no 43. Pusat Kota Blitar,
Arca singa dan arca nandi
40.SITUS TANGGUNG
dukuh Tanggung, Kelurahan Tanggung kota blitar.
Arca
41.SITUS SENTREN
Dukuh Santren Kelurahan Tanggung, Kota Blitar.
lingga, balok batu andesit, antefix, batu bata kuno yang berserakan, dan
lumpang
42.SITUS SAWAH RECO
Dusun Santren, Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjen Kidul
bata kuno dan yoni.
43.SITUS LUMPANG
Lapangan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul, kota blitar
Lumpang
44.SITUS MAKAM MBAH BENDO
Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul, kota blitar
45.SITUS SUMBER UDEL
Water Park Sumber Udel Dukuh Sangut, Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul, kota blitar
46.SITUS ARCA STASIUN BLITAR
Stasiun Blitar Kelurahan Kepanjen Kidul, Kecamatan Kepanjen Kidul, kota blitar
arca
47.SITUS MAKAM GANTUNG
Dusun Kampung Baru, Kelurahan Kepanjen Kidul, Kecamatan Kepanjen Kidul, kota blitar
48.CANDI JATIMALANG
dusun jatimalang, kelurahan sentul
Komponen miniature candi dan prasasti
49.SITUS BANGSRI
dusun bangsri, kelurahan sentul
Arca
50.SITUS BENDO
Water Park Sumber Udel Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul
lingga semu, batu candi, beberapa lumpang, dan batu bata kuno.
51.SITUS BADERAN
Dukuh Baderan Kelurahan Bendo Kecamatan Kepanjen Kidul
lumpang batu besar dan altar persajian yang terletak di pemakaman umum
Bendo.
52.SITUS TANGGUNG
Jalan Ciliwung timur. desaTanggung Kec. kepanjen Kidul, Kota Blitar
Arca
53.SITUS ARYO BLITAR
desa Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Batu candi
54.SITUS MAKAM TILARA
TPU Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Batu candi
55.SITUS DIMORO
Kali Lahar, Dukuh Dimoro, Kelurahan Kauman, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Jaladwara
56.SITUS TANJUNGSARI
Dukuh Tanjungsari, Kelurahan Kauman, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
57.SITUS BLITAR
Dusun Blitar, Kelurahan Blitar, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Arca Dwarapala dan Umpak,
58.SITUS MAKAM MBAH BARAT KETIGO
Dukuh Balapan, Kelurahan Turi, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
59.SITUS STASIUN BLITAR
stasiun Blitar
arca
60.KECAMATAN KESAMBEN
Prasasti berangka tahun 1270 M
61.CANDI SELOTUMPUK
Kecamatan Kesamben
62.SITUS TEPAS
Kecamatan Kesamben
63.KOLEKSI ARCA TAPAKREJO
Desa tapakrejo, Kecamatan Kesamben
Arca
64.KOLEKSI ARCA SANGGRAHAN
Kecamatan Kesamben
arca
65.SITUS BRONGKOS
Kecamatan Kesamben
66.PRASASTI GOGONITI
Kecamatan Kesamben
67.PRASASTI GUNUNG NYAMIL
Gunung Nyamil Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto
Prasasti di yang berbahan dasar dari batu gamping berangka tahun 1210
Saka (1288 Masehi)
68.PRASASTI KINWU
Kecamatan Ngleggok
Parsasti berangka tahun 90 M
69.SITUS SELOBALE
Desa Selobale Kecamatan Ngleggok
70.SITUS KRENCENG
Desa Krenceng, Kecamatan Ngleggok
71.SITUS BANGSRI
Desa Bangsri,Kecamatan Ngleggok
72.KOMPLEK CANDI PENATARAN
Desa Panataran, Kecamatan Ngleggok
Candi, arca dan umpak
73.PRASASTI PALAH
Desa Panataran, Kecamatan Ngleggok
Prasasti berangka tahun 1119 sama(1197 M)
74.PETIRTAAN PENATARAN*
Desa Panataran, Kecamatan Ngleggok
Petirtaan berelief
75.ARCA WARAK
Desa Modangan, Kecamatan Nglegok
Arca dan yoni
76.SITUS MODANGAN
didekat kantor kepala desa modangan, nglegok
batu candid an prasasti
77.SITUS BALAIKEMBANG
Desa Modangan, Kecamatan Nglegok
36 umpak dalah satunya mempunyai prasasti berangka tahun1278 Saka
78.CANDI GAMBAR WETAN
Desa Gambar, Kecamatan Nglegok
Candi, yoni dan arca dwarapal
79.SITUS PALULO
desa palulo, kecamatan nglegok
2 yoni
80.SITUS DAYU
Dusun Dayu, Desa Dayu, Kecamatan Nglegok
Arca
81.SITUS JIWUT
Dusun Lumbung, desa jiwut desa di Kecamatan Nglegok
Batu candi
82.SITUS KLAMPOK
Dusun Lumbung, desa jiwut di Kecamatan Nglegok
balok batu bata kuno, umpak, arca ganesa dan lumpang
83.SITUS MABAH CANDI
Desa Penataran, Kecamatan Nglegok
Arca
84.PRASASTI BANGLE
Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro
Prasasti
85.CANDI SAWENTAR
Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro
Candi utuh dan yoni
86.CANDI SAWENTAR KIDUL
Dukuh Centong, Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro
Candi berelief dan miniature candi
87.KELOMPOK ARCA GAPRANG
Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro
Arca
88.SITUS MBAH BODHO
Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro
Arca
89.SITUS KUNINGAN
Dusun Kuningan, Desa Kuningan, Kecamatan Kanigoro
2 yoni
90.SITUS MBAH RECO
Dusun Jatinom, Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro
tiga buah arca,
91.PRASASTI PESAREAN MBAH MAGUTO
dusun sawahan, desa satriyan, kecamatan kanigoro
Prasasti dan komponen kepala arca
92.PESANGGRAHAN MBAH BUDHA
dusun sentanan, desa bangle, kecamatan kanigoro
batu candi
93.PRASASTI GANESA KARANG REJO
Desa karangrejo, Kecamatan Garum
Arca ganesa berprasasti berangka tahun 1134 M
94.SITUS COMBING
Desa Combing, Kecamatan Garum
95.SITUS SLOROK
Kecamatan Garum
Arca nandi berprasasti berangka tahun 1475 M
96.SITUS COMBONG
Dukuh Combong, Desa Garum, Kecamatan Garum
lingga
97.CANDI PLUMBANGAN
Desa Plumbangan, Kecamatan Doko
Yoni dan Candi berbentuk gapura
98.SITUS RESAPOMBO
Desa Resepombo, Kecamatan Doko
menhir
99.SITUS PUNDENSARI
Desa Resapombo, Kecamatan Doko
Batu candi
100.SITUS SURU
Desa Suru, Kecamatan Doko
Batu candid an lingga semu
101.SITUS JEBLOG
desa jeblog, Kecamatan Talun
102.PRASASTI DURENAN
desa durenan Kecamatan Talun
prasasti
103.CANDI TAPAN
Dusun Bakulan, Desa Bendosewu, Kecamatan Talun
Dwarapala, arca nandi, yoni dan reruntuhan candi
104.SITUS MBAH KELING
Dukuh Karang Turi, Desa Jajar, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.
Batu batu candi
105.PRASASTI PAGILIRAN JAJAR
dukuh pagiliran Desa Jajar, Kecamatan Talun
kemuncak dan Prasasti Pagiliran dibuat pada tahun 1134 M.
106.SITUS BUNTUN
Desa buntun, Kecamatan Gandusari
107.CANDI KOTES
Dusun Kotes, Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari
Candi, lingga, yoni dan miniature candi
108.SITUS SUKOSEWU
desa sukosewu, Kecamatan Gandusari
Batu candi, miniature candi dan arca
109.CANDI SUMBERAGUNG
Desa Sumberagung, Kecamatan gandusari
Pondasi candi
110.CANDI WRINGIN BRANJAN
Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari
candi
111.SITUS GANDUSARI
Kecamatan Gandusari
darmasala, altar, arca-arca, yoni dan miniatur candi.
112.CANDI RAMBUT MONTE
Kecamatan Gandusari
Candi kala dan lingga
113.SITUS SLUMBUNG
Desa Slumbung, Kecamatan Gandusari
Jaladwara dan batu-batu candi
114.SITUS MBAH TUGU
desa tambakan, kecamatan gandusari
batu tugu
115.SITUS RINI
Kecamatan Wlingi
116.PRASASTI TALAN
Kecamatan Wlingi
Prasasti berangka tahun 1136 M
117.SITUS SIRAH KENCONG
Kecamatan Wlingi
Candi berelief
118.PRASASTI UKIR NEGARA I (Pamotoh)
Dusun Sirah Kencong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi. Dan kini di simpan di museum mpu tantular
8 Prasasti Lempengan-lempengan tembaga
119.PRASASTI UKIR NEGARA II (Marinci)*
Sub Perkebunan Ukir Negara, Perkebunan Sirahkencong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi
Prasasti
120.SITUS PIJIOMBO
Dukuh Pijiombo, kecamatan Wlingi
arca singa dan tiga buah arca dwarapala
121.PRASASTI MUNGUT
Dusun Gurit, Desa Babadan, kecamatan wlingi
prasasti
122.PRASASTI JEPUN
Kecamatan Selopuro
Prasasti berangka tahun1144 M
123.SITUS MADESAN
Kecamatan Selopuro
124.SITUS CUNGKUP PLOSO
Kecamatan Selopuro
125.SITUS JABON
Kecamatan Selopuro
126.SITUS MRONJO
Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro
Yoni dan batu candi
127.SITUS RECOBANTENG
Kecamatan Sutojayan
Arca nandi
128.CANDI BACEM
Desa Bacem, Kecamatan Sutojayan
Reruntuhan candi terbuat dari batu bata
129.PETILASAN PANGERAN SONG SONG BUWONO
lereng Gunung Betet, Kecamatan Sutojayan
Batu candi
130.SITUS PANDANARUM
Desa Pandanarum, kecamatan sutojayan
Kronogram tersebut terbuat dari batu gamping berbunyi 1258 Saka atau 1336 Masehi dan arca
131.PRASASTI JARING 1181 M
desa kembang arum, kec sutojayan. Jalan ke arah Lodoyo,
prasasti berangka tahun 1181 masehi
Demikian Daftar Tinggalan Benda Cagar Budaya Blitar
Yang kami copi paste dari Facebook atas nama Hari Segocontong

October 31, 2017

Matahari Senja Bendungan Lahor

Jumpa lagi disini, dalam tulisan mengenai Bendungan Lahor Karangkates, yang dapat dilihat apabila melakukan perjalanan Malang - Blitar atau sebaliknya. Bendungan Lahor merupakan bendungan cadangan bagi bendungan Sutami yang berada tidak jauh dari situ. Air di bendungan Lahor akan dialirkan ke bendungan Sutami apabila ketersediaan air di bendungan Sutami menyusut.

Jika anda melakukan perjalanan dari Kanigoro menuju Malang, kurang lebih setelah anda menempuh perjalanan 34 km anda akan sampai ke bendungan Lahor.

Pengunjung bisa menikmati pemandangan danau yang indah, naik perahu motor mengelilingi danau atau memancing ikan di tempat wisata tersebut. Jangan lupa juga bahwa di waduk Lahor Karangkates ini kita juga bisa menikmati pemandangan sunrise maupun sunset. Soal makan, banyak warung makan di dekat jembatan, jadi jangan khawatir. Anda bisa menikmati sajian kuliner berupa makanan-makanan khas perairan air tawar disini, seperti wader, gurami, lele, tawes, tombro dan sebagainya.

Cuma itu saja informasi mengenai bendungan Lahor Karangkates yang dapat diulas dalam blog barabbasayin@blogspot.co.id. Semoga informasi ini bisa membantu bagi yang memang berencana singgah ke tempat wisata di dekat perbatasan Blitar Malang

Pantai Peh Pulo, Raja Ampatnya Blitar

Pantai Peh Pulo memang tidak begitu populer di dunia pariwisata karena memang secara resmi pantai ini bukan termasuk kawasan wisata. Meskipun begitu tidak sedikit yang melirik dan mengunjungi tempat ini. Namun siapa sangka, sejak munculnya virus traveling belakangan membuat nama pantai ini mulai populer di Blitar, bahkan tidak sedikit yang menyebut pantai peh pulo ini raja ampatnya Blitar

Lokasi Pantai Peh Pulo terletak di Desa Sumbersih, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar, nama Peh Pulo memang terasa asing di telinga dan belum dikenal masyarakat luas. Namun jangan kuatir tentang keindahan Pantai Peh Pulo ini, dijamin Anda akan puas menikmati pesona Pantai Peh Pulo.


Bagaimana cara menuju Pantai Peh Pulo?

Rute untuk menuju Pantai Peh Pulo Blitar adalah dari Kota Blitar, arahkan tujuan langsung ke Lodoyo, lalu ikuti petunjuk jalan menuju Pantai Serang. Karena belum ada petunjuk jalan yang mengarah langsung ke Pantai Peh Pulo sampai mendekati lokasi wisata yang dituju.

Jadi cara termudah adalah dengan menggunakan petunjuk jalan ke pantai Serang, plus jangan segan bertanya ke warga sekitar. Kemudian di pertigaan beringin Panggungrejo ikuti  rute menuju Desa Sumbersih. Untuk mencapai Pantai Peh Pulo memang sedikit susah.

Selain kita harus melalui kawasan perbukitan dan hutan yang ada di wilayah Kecamatan Panggungrejo, ruas jalan menuju ke lokasi pantai sebagian masih berupa jalan makadam. Pastikan juga kendaraan dalam kondisi siap tempur mengingat jalur yang dilalui cukup

Nama Peh Pulo sendiri konon diambil dari nama pulau terbesar yang berada di seberang pantai ini, yakni Pulau Peh. Pantai selatan Jawa memang terkenal dengan ombaknya yang ganas, tetapi keberadaan pulau-pulau kecil di sekitar garis pantai seakan menjaga para penikmat pantai dari ombak yang besar. Selain itu, kita juga bisa berpetualang dengan mendaki semenanjung kecil di sebelah barat pantai. Dari sini, kita bisa menikmati pemandangan pantai dari sudut yang berbeda.

October 22, 2017

*Berburu Pecel di Pasar Banggle dengan Citarasa Khas Mblitar*

Ingin rasanya kami mencoba kuliner khas Blitar. Ya Pecel prapatan Banggle nama kuliner itu. Kalau kita perhatikan makanan ini sama sekali tidak ada spesialnya. Bahkan terkesan sederhana layaknya sayur pecel biasanya itu.  Namun citarasa khas Blitar sangat melekat pada sambal pecel milik warga desa Banggle itu. " karena kami  cinta semua makanan asli lokas, dan salah satunya adalah pecel " tutup penjual pecel di sela-sela aktivitas. 22/10/17

Pedas, rasa daun kemangi dan tempe goreng yang sungguh renyah dan aneka gorengan lainnya. Sehingga berbeda dengan pecel-pecel yang lain. Sambil anda makan pecel, pemandangan hijaunya sawah akan siap memanjakan mata anda.

Bu Sustituroh penjual pecel yang kami datangi minggu siang itu tampak ceria sambil mengatakan “kalau hari Minggu seperti sekarang ini dagangan saya laris mas, anak saya juga sangat suka makan pecel" pungkas ibu rumah tangga 54 tahun tersebut.

Bu Sustituroh yang berdomisli di Dusun Pakel Desa Benggle ini pagi-pagi sekali sudah berada di warung miliknya tepatnya di perempatan pasar Banggle.

Tak jarang para olahragawan club sepeda ontel dari berbagai daerah yang lewat selalu mampir. (Khoirudin)

September 22, 2017

Bagi Takjil



Karangtaruna Kecamatan Kanigoro yang dimotori oleh Karangtaruna Mardhatilla Banggle bersama Pengurus Cabang Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kecamatan Kanigoro membagikan 2.500 takjil ke para pengguna jalan di depan kantor Pemkab Blitar, Sabtu (17/6/2017).
Dalam kegiatan ini tergabung beberapa organisasi kepembudaan antara lain PSHT Kanigoro Pemuda Karang Taruna dari Desa Tlogo, Karangsono dan Banggle, serta Adira Finance yang juga turut mensukseskan kegiatan ini. Puluhan anggota karangtaruna dan  200 anggota dan pengurus cabang PSHT Kanigoro yang ikut kegiatan ini memakai seragam khas PSHT.
Ribuan paket yang dibagikan dalam waktu sekitar 45 menit ludes diserbu ratusan pengguna jalan, baik roda dua dan roda empat yang sebagian merupakan pemudik.
Menurut Agus Susilo, sangat penting adanya persatuan antar organisasi kepemudaan yang nantinya tercipta semangat untuk menjaga NKRI.
“dengan adanya kegiatan bagi takjil ini, kami berharap tercapainya persatuan a dan kesatuan antar pemuda, sehingga tercipta semangat untuk  menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia”
Ketua PSHT Cabang Kecamatan Kanigoro, Hadi Mubarok mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara sesama anggota PSHT, masyarakat dan organisasi lainya.
“Tujuan kegiatan ini adalah semangat terciptanya persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Hadi kepada WartaBanggle
Ia menegaskan, kegiatan ini juga membuktikan bahwa PSHT adalah organisasi pencak silat yang mampu berperan menjadi organisasi sosial.
"Kami ingin masyarakat juga kenal dengan PSHT, kan ada pepatah tak kenal maka tak sayang. Jadi, ini bentuk promosi kalau PSHT juga peduli dengan sesama," tukasnya.


Bazar



Karang Taruna mardhatilla Banggle akan menyelenggarakan  bazar kerakyatan bekerjasama dengan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universityas Islam Balitar (Unisba) pada tanggal 8 sampai 10 September 2017.
Bazar merupakan rangkaian Perimgatan HUT RI ke 72 Karang Tatuna Mardhatilla Banggle tersebut  akan dirangkai dengan sejumlah acara seperti live musik, panjat pinang dan jantung sehat pada hari Minggu.
Kami memilih bekerjasasama dengan Unisba Blitar karena Unisba memang mendeklarasikan dirinya sebagai kampus enterpreneurship di Blitar. Selain itu, Unisba dan Karang Taruna Mardhatilla juga mempunbyai visi misi misi yang sama dalam membangun desa,” kata panitia kegiatan Ahmad ridani kepada WartaBanggle, Sabtu (19/08/2017)
Ia mengatakan kegiatan ini sangat kreatif dan inovatif, selain aamelatih jiwa enterpreneurship masyarakat, kegiatan ini juga mempromosikan produk UKM supaya lebih dikenal khalayak luas.
“Ada perbedaan dengan bazar yanmg digelar sebelumnya, jika duilu peserta dikenakan potongan p[rosentase hasil penjualan, kali ini panitia hanya menyediakan kursi, listrik, lampu serta tenda menggunakakn sistem tunai dsan beli stand,” terang Andika salah satu mahasiswa Unisba