12 Maret 2013

Keorganisasian

ayin barabbas

Meningkatkan Idealisme Berorganisasi Yang Lebih Orientatif

Organisasi adalah sekumpulan wadah yang mempunyai kesamaan visi, misi sekaligus tujuan bagi setiap anggotanya. Bukan hanya di wilayah ide ataupun empiris, melainkan dua wilayah tersebut layak bersatu demi satu kemapanan dan kekuatan yang membawa organisasi itu lebih maju dan mempunyai daya tawar.  Selain itu, komposisi yang ada didalam organisasi pun layak diperhatikan, terutama yang berkaitan dengan sumber daya manusia atau pengurusnya.
Bagi suatu organisasi (apapun jenisnya), kaderisasi merupakan hal biasa dilakukan. Entah itu untuk tujuan regenerasi/menjaring dalam rangka suksesi kepemimpinan, atau untuk pembekalan /pemantapan para pengurus organisasi. Dilain hal, kaderasi merupakan suatu sistem yang terasa sulit dituangkan dilapangan, tak semudah memudarkan pembicaraan karena tataran ide tentu berbanding (meskipun tak jauh) dari lapangan. Komposisi yang baik, akan menghasilkan ouput yang baik, ataupun sebaliknya. Pengelolaan yang baik dalam tataran sumber daya anggotanya merupakan esensi yang tak bisa lepas daripada proses yang ada di dalam organisasi.
Oleh karenya sangat dibutuhkan materi-materi yang bisa menunjang kapasitas anggota agar mereka tak mengalami kesulitan dalam berorganisasi. Materi materi itulah yang nanti akan menjadi asupan para anggota dan juga pengurus, agar mereka mendapatkan nilai serta pengetahuan yang lebih komprehensif dalam rangka  menapaki tangga organisasi yang kadang sangat menyulitkan.
Melihat  akan pentingnya materi-materi itulah, Badan Ekskutif Mahasiswa STIT Al Muslihuun serasa perlu untuk memberikan wadah dalam bentuk kegiatan yang nantinya juga akan menyampaikan seputar materi yang digambarkan.
Latihan Dasar Kepemimpinan atau yang lebih dikenal dengan sebutan LDK merupakan bentuk konfersi dari keresahan pengurus, ketika  melihat dan juga menganalisis keterbatasan para anggota, terumata para kader yang terlihat gagap dengan pengetahuan sekaligus pengalaman tentang organisasi. Dengan tema “Meningkatkan Idealisme Berorganisasi Yang Lebih Orientatif” diharapkan agenda ini mampu menjawab akan keresahan tersebut.
Adapun materi yang telah dirancang meliputi materi kepemimpinan, keorganisasian, teknik fasilitator dan juga akan ditambah dengan materi kepemudaaan. Karena mengingat bahwa seluruh pengurus dan anggotanya adalah pemuda.
Tentang kepemimpinan, diharapkan para kader tahu akan tupoksinya terhadap organisasi yang harus mempunyai jiwa leader. Tanggung jawab dan selalu terbuka oleh apapun masalah yang ada di dalam organsiasi. Materi tentang keorganisasianpun juga demikian, topik ini berfungsi sebagai senjata utama dalam rangka peningkatan wawasan para kader dalam organisasi dan orientasinya ke depan. Dan selanjutnya materi tentang fasiitator yang juga syarat akan kepedulian para pengurus ketika melihat para kader tengah minus dengan keterampilannya dalam mengelola forum, fulgar dan kepandainnya membaca wacana dalam forum.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar